| Mera Naam Joker: Grup Nasyid Debu

Sabtu, 22 Januari 2011

Grup Nasyid Debu

Debu (grup musik)

Debu (grup musik)
Debu (grup musik)
Sebagian personel Debu
Latar belakang
Lahir Bendera Amerika Serikat Amerika Serikat
Tahun aktif 2001 - sekarang
Situs resmi http://www.musikdebu.com/
Anggota
Daood Abdullah (drum)
Fatimah Husniah (baglama (saz), violin)
Layla Wafiyah (harpa, kanoon, tambourine & vokalis)
Ali Mujahid Abdullah (bass & backing vokal)
Kumayl Mustafa Daood (lead vokal, oud, violin, komposer & arranger)
Naimah Mahmoud (Mandolin, perkusi, oud)
Shakur Binhassan Ali (Perkusi dan viola)
Najmah Hakimah (santoor & violin, vocal instructor, composer)
Naseem Nahid DeVoe (perkusi, peman riq)
Muhammad Saleem (Flutes, percussion, singer)
Syakura Yasirah (violinist, saz)
Abdul Wahab (perkusi)
Debu adalah kelompok musik yang anggotanya berasal dari berbagai negara. Sebagian besar anggota Debu berasal dari Amerika Serikat, tetapi ada juga anggota yang berasal dari Swedia, Inggris, dan terakhir, bergabung juga anggota dari Indonesia. Musik yang dimainkan Debu kaya nuansa. Berbagai alat musik dari berbagai negara turut melengkapi keragaman musik mereka, seperti Santur dari Iran, yaili tambur dari Turki, gendok-gendok dari Sulawesi Selatan digabungkan dengan harmonis bersama harpa, biola, bass dan berbagai jenis perkusi. Sedangkan lirik-lirik lagunya sufistik, mistis, lahir dari kalbu yang mabuk cinta dan kerinduan pada Tuhan.
Kelompok musik ini lahir di Amerika Serikat di bawah bimbingan Syekh Fattaah. Saat di Amerika, nama kelompok mereka adalah Dust on the Road. Personel Dust on the Road adalah orang tua sebagian besar personel Debu yang sekarang. Debu hijrah ke Indonesia pada tahun 1999. Setelah di Indonesia mereka mengubah nama mereka menjadi Debu dengan formasi yang berubah.
Album pertama Debu adalah Mabuk Cinta (2003) dalam dua bahasa, bahasa Indonesia dan bahasa Arab. Album perdana ini berisi 10 lagu termasuk single pertama, "Cinta Saja". Setahun kemudian mereka merilis album kedua bertajuk Makin Mabuk (2004) dalam dua bahasa, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Album ini berisi 13 lagu, antara lain "Pesta Asyik", "Angin Sepoi-sepoi", "Astagfirullah", "Ayolah Jiwa yang Tenang", "Biduan IstanaNya", "Gerbang Tol", "Mabuk-Mabuk", "Salawat Buat Ahmad", serta "Ucapkanlah Bersama".
Pada tahun 2006, Debu kembali merilis album ketiga bertajuk Nyawa dan Cinta (2006). Tak seperti dua album sebelumnya, album ini hanya berisi lagu dalam bahasa Indonesia saja. Sepuluh lagu dalam album ini yaitu "Agama", "Babun Nikmat", "Dendang Sufi", "Harta Dalam Puing", "Jangan Duduk", "Kami Tak Keluar", "Kemerdekaan", "Tobat Berkali-kali", "Sallallahu Sallallahu", serta lagu "Nyawa dan Cinta". Setahun kemudian Debu kembali merilis album bertajuk Gubahan Pecinta (2007) yang yang berisi 13 lagu dalam bahasa Indonesia, Turki, Arab, Inggris, Cina, dan Italia. Pada tahun yang sama, Debu juga merilis album yang menjadi album dalam bahasa Turki pertama mereka. Album ini bertajuk Hep Beraber (Ucapkanlah Bersama).

Diskografi

  • Mabuk Cinta (2003)
  • Makin Mabuk (2004)
  • Nyawa dan Cinta (2006)
  • Gubahan Pecinta (2007)
  • Hep Beraber (2007)
Debu (grup musik)







Debu adalah kelompok musik yang anggotanya berasal dari berbagai negara. Sebagian besar anggota Debu berasal dari Amerika Serikat, tetapi ada juga anggota yang berasal dari Swedia, Inggris, dan terakhir, bergabung juga anggota dari Indonesia. Musik yang dimainkan Debu kaya nuansa. Berbagai alat musik dari berbagai negara turut melengkapi keragaman musik mereka, seperti Santur dari Iran, yaili tambur dari Turki, gendok-gendok dari Sulawesi Selatan digabungkan dengan harmonis bersama harpa, biola, bass dan berbagai jenis perkusi. Sedangkan lirik-lirik lagunya sufistik, mistis, lahir dari kalbu yang mabuk cinta dan kerinduan pada Tuhan.

Kelompok musik ini lahir di Amerika Serikat di bawah bimbingan Syekh Fattaah. Saat di Amerika, nama kelompok mereka adalah Dust on the Road. Personel Dust on the Road adalah orang tua sebagian besar personel Debu yang sekarang. Debu hijrah ke Indonesia pada tahun 1999. Setelah di Indonesia mereka mengubah nama mereka menjadi Debu dengan formasi yang berubah.

Album pertama Debu adalah Mabuk Cinta (2003) dalam dua bahasa, bahasa Indonesia dan bahasa Arab. Album perdana ini berisi 10 lagu termasuk single pertama, "Cinta Saja". Setahun kemudian mereka merilis album kedua bertajuk Makin Mabuk (2004) dalam dua bahasa, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Album ini berisi 13 lagu, antara lain "Pesta Asyik", "Angin Sepoi-sepoi", "Astagfirullah", "Ayolah Jiwa yang Tenang", "Biduan IstanaNya", "Gerbang Tol", "Mabuk-Mabuk", "Salawat Buat Ahmad", serta "Ucapkanlah Bersama".

Pada tahun 2006, Debu kembali merilis album ketiga bertajuk Nyawa dan Cinta (2006). Tak seperti dua album sebelumnya, album ini hanya berisi lagu dalam bahasa Indonesia saja. Sepuluh lagu dalam album ini yaitu "Agama", "Babun Nikmat", "Dendang Sufi", "Harta Dalam Puing", "Jangan Duduk", "Kami Tak Keluar", "Kemerdekaan", "Tobat Berkali-kali", "Sallallahu Sallallahu", serta lagu "Nyawa dan Cinta". Setahun kemudian Debu kembali merilis album bertajuk Gubahan Pecinta (2007) yang yang berisi 13 lagu dalam bahasa Indonesia, Turki, Arab, Inggris, Cina, dan Italia. Pada tahun yang sama, Debu juga merilis album yang menjadi album dalam bahasa Turki pertama mereka. Album ini bertajuk Hep Beraber (Ucapkanlah Bersama).



Latar belakang
Lahir Flag of the United States.svg Amerika Serikat
Tahun aktif 2001 - sekarang
Situs resmi http://www.musikdebu.com/
Anggota
Daood Abdullah (drum)
Fatimah Husniah (baglama (saz), violin)
Layla Wafiyah (harpa, kanoon, tambourine & vokalis)
Ali Mujahid Abdullah (bass & backing vokal)
Kumayl Mustafa Daood (lead vokal, oud, violin, komposer & arranger)
Naimah Mahmoud (Mandolin, perkusi, oud)
Shakur Binhassan Ali (Perkusi dan viola)
Najmah Hakimah (santoor & violin, vocal instructor, composer)
Naseem Nahid DeVoe (perkusi, peman riq)
Muhammad Saleem (Flutes, percussion, singer)
Syakura Yasirah (violinist, saz)
Abdul Wahab (perkusi)


selain debu juga ada mereka yang membawakan musik bernuansa islami yaitu yusuf islam

sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Debu_%28grup_musik%29
SEJARAH SINGKAT GROUP MUSIK DEBU ( PARA MUALAF ASAL AMERIKA )

singkatan tentang DEBU

latarbelakang DEBU
Sebelum pindah ke Indonesia, sebagian besar dari kami tinggal di sebuah kota kecil di daerah New Mexico, sebuah propinsi yang terletak di antara Texas dan Arizona, Amerika Serikat. Sudah lama kami tinggal bersama dan membentuk sebuah komunitas yang sesuai dengan prinsip dan ajaran Islam. Di bawah bimbingan Syekh Fattaah, kami mempelajari tasawuf dan hidup sesuai ajarannya, yakni menjadi golongan sufi.
Zikir adalah nafas hidup yang kami lakukan dalam keseharian. Bagi sufi, menyanyi adalah semata-mata zikir dan ibadah. Inilah latar belakang musik kami. Saat itu, kami bernyanyi sebatas kenikmatan untuk komunitas sendiri sekaligus menjadi bagian dari perkembangan spiritual. Sesekali kami menyanyi untuk teman-teman atau pun tamu yang datang. So, kita tidak tampil secara publik dan tidak atas undangan karena secara sosial, komunitas Islam di sana memang sangat jarang kalau tidak bisa dibilang tak ada.
Tahun 1997, sebagian dari kami pindah ke sebuah negara di luar Amerika Serikat namun terletak di dekatnya, yakni Republik Dominika. Sama seperti Amerika, kehidupan masyarakat di sana juga sangat liberal dan sekuler. Sungguh, bukan lingkungan yang ramah bagi kami yang sangat rindu suasana Islami. Kami selalu berpikir dan bertanya-tanya dalam hati, di manakah tempat di dunia ini yang bisa memberi kami kehidupan yang nyaman dan tenteram dengan suasana Islami?
Allah memang Maha Tahu. Dia lah yang punya kehendak dan rencana. Suatu malam, Syekh Fattaah mendapat ilham. Di antara sadar dan tidak, beliau mendengar hatif (bisikan halus) yang menyebutkan nama?Indonesia?. Beliau tersentak dan segera mengutarakan pada istrinya bahwa komunitas ini harus pergi ke Indonesia untuk bisa hidup sesuai impian.
Tetapi, di mana Indonesia? Pertanyaan ini menjadi masalah karena kami sama sekali tak tahu perihal Indonesia dan tak terpikir sebelumnya. Tetapi, Allah swt telah membuka pintu-pintuNya sehingga tanpa kesulitan berarti, kami bisa menemukan home page seorang Indonesia di internet. Kami pun menjalin silaturahmi dan menyampaikan keinginan untuk datang ke Indonesia.
Tiba di Jakarta
Maret 1999, sebagian dari kita tiba di Jakarta dan diterima oleh Syekh Uqbah, kenalan kita di internet. Selama tiga bulan di Jakarta, kita tinggal di daerah Pasar Minggu. Kemudian kita diundang oleh Universitas Muslim Indonesia (UMI), Ujung Pandang untuk mengajar mahasiswa barunya dalam hal keagamaan.
Kami berangkat ke Ujung Pandang dan ditempatkan di Bukit Barugah. Tak lama, kita dipindahkan lagi ke daerah pedesaan, Padang Lampe, di mana berdiri sebuah Pesantren milik UMI di situ. Pesantren Darul Mukhlisin itu hanya bangunannya saja karena belum ada denyut kehidupan. Kita lah yang memulainya. Kita mengajar para mahasiswa itu sambil melaksanakan kehidupan sehari-hari. Kita ajarkan Al Qur?an dan hadits serta bahasa Inggris. Setelah setiap shalat lima waktu, Syekh Fattaah membimbing kami zikir bersama para mahasiswa.
Mengamati pola perilaku mereka, Syekh Fattaah menyadari bahwa pada umumnya anak-anak muda itu tidak paham mendalam tentang Islam. Banyak yang tak bisa membaca Al Qur?an dan tak tahu tata cara shalat. Karena itu, Syekh Fattaah makin menekankan zikir. Ia mencoba menyentuh minat para pemuda terhadap keindahan Islam dengan melantunkan puji-pujian terhadap Allah melalui zikir dan nyanyian. Syair-syairnya yang sarat pelajaran tentang adab dan akhlak serta uraian tentang Islam yang sejati sesuai pesan Nabi Suci Muhammad saw, pelan namun pasti tampak mulai tertanam dalam benak para mahasiswa. Mereka menjadi begitu manis dan sangat suka zikir. Setiapkali kita melakukan zikir massal seraya bergoyang kiri kanan, saat itu, gerak badan kami bagai gelombang laut yang tenang dan menghanyutkan. Indah sekali.
http://in.musikdebu.com/history.htm

PERSONIL LIHAT : http://in.musikdebu.com/personnel.htm
Sebelumnya: PENGUMUMAN : Sehubungan dengan diaktifkannya kembali situs setan anti islam http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/ maka dengan ini saya akan mengaktifkan kembali reaktor nuklir SITUS SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( SERBUIFF ) DG URL : http://agamaislam.multiply.com dan http://serbuiff.multiply.com. Mari kita sama "bantai" situs setan tersebut ....SELAMAT BERJIHAD DUNIA MAYA ..ALLAH BESERTA ANDA......MAJU TERUS PANTANG MUNDUR !!!
Selanjutnya : RSS
Comments
0 Comments