| Mera Naam Joker: info islami
Tampilkan postingan dengan label info islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info islami. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Juni 2013

4 Nabi Yang Masih Hidup




Ada 4 nabi yg masih hidup.
Diantaranya : Khaidir As, Idris As, Ilyas As, dan Isa As.
Dua diantaranya berada di langit dan dua lagi di bumi.
Yang dilangit : Isa As dan Idris As.
Yang dibumi  : Khaidir As dan Ilyas As.
Berikut kisah Nabi yang masih hidup sampai sekarang.
1. Nabi Khaidir As
Pada saat Raja Iskandar Dzul Qarnain pada tahun 322 S. M. berjalan di atas bumi menuju ke tepi bumi, Allah SWT mewakilkan seorang malaikat yang bernama Rofa’il untuk mendampingi Raja Iskandar Dzul Qarnain. Di tengah perjalanan mereka berbincang-bincang, Raja Iskandar Dzul Qarnain berkata kepada malaikat Rofa’il: “Wahai malaikat Rofa’il ceritakan kepadaku tentang ibadah para malaikat di langit ”, malaikat Rofa’il berkata, “Ibadah para mailaikat di langit di antaranya ada yang berdiri tidak mengangkat kepalanya selama-lamanya, dan ada pula yang rukuk tidak mengangkat kepala selama-lamanya ”.
 Kemudian raja berkata, “Alangkah senangnya seandainya aku hidup bertahun-tahun dalam beribadah kepada Allah ”.
Lalu malaikat Rofa’il berkata, “Sesungguhnya Allah telah menciptakan sumber air bumi, namanya ‘Ainul Hayat’ yang berarti, sumber air hidup. Maka barang siapa yang meminumnya seteguk, maka tidak akan mati sampai hari kiamat atau sehingga ia mohon kepada Allah agar supaya dimatikan ”.
Kemudianya raja bertanya kepada malaikat Rofa’il, “Apakah kau tahu tempat “Ainun Hayat itu?”
Mailaikat Rofa’il menjawab, “Bahwa sesungguhnya Ainun Hayat itu berada di bumi yang gelap ”.
         Setelah raja mendengar keterangan dari malaikat Rofa’il tentang Ainul hayat, maka raja segera mengumpulkan ‘Alim Ulama’ pada zaman itu, dan raja bertanya kepada mereka tentang Ainul Hayat itu, tetapi mereka menjawab, “Kita tidak tahu khabarnya, namun seoarng yang alim di antara mereka menjawab, “ Sesungguhnya aku pernah membaca di dalam wasiat nabi Adam AS, beliau berkata bahwa sesungguhnya Allah meletakkan Ainul Hayat di bumi yang gelap ”.
“Di manakah tempat bumi gelap itu?” tanya raja.
Seorang yang alim menjawab, “Di tempat keluarnya matahari”.
 Kemudian raja bersiap-siap untuk mendatangi tempat itu, lalu raja bertanya kepada sahabatnya. “Kuda apa yang sangat tajam penglihatannya di waktu gelap ?”.
Para sahabat menjawab, “Kuda betina yang perawan”.
Kemudian raja mengumpulkan 1000 ekor kuda betina yang perawan-perawan, lalu raja memilih-milih di antara tentaranya, sebanyak 6000 orang dipilih yang cendikiawan dan yang ahli mencambuk.
       Di antara mereka adalah Nabi Khidir AS, bahkan beliau menjabat sebagai Perdana Menteri. Kemudian berjalanlah mereka dan Nabi Khidir AS berjalan di depan pasukannya dan mereka jumpai dalam perjalanan, bahwa tempat keluarnya matahari itu tepat pada arah kiblat.
     Kemudian mereka tidak berhenti-henti menempuh perjalanan dalam waktu 12 tahun, sehingga sampai ditepi bumi yang gelap itu, ternyata gelapnya itu memancar seperti asap, bukan seperti gelapnya waktu malam. Kemudian seorang yang sangat cendikiawan mencegah Raja masuk ke tempat gelap itu dan tentara-tentaranya, berkata ia kepada raja. ”Wahai Raja, sesungguhnya raja-raja yang terdahulu tidak ada yang masuk tempat yang gelap ini karena tempat yang gelap ini berbahaya. ”
Lalu Raja berkata: ” Kita harus memasukinya, tidak boleh tidak.”
     Kemudian ketika Raja hendak masuk, maka meraka semua membiarkannya. Kemudian Raja berkata kepada pasukannya: ”Diamlah, tunggulah kalian ditempat ini selama 12 tahun, jika aku bisa datang pada kalian dalam masa 12 tahun itu, maka kedatanganku dan menunggu kalian termasuk baik, dan jika aku tidak datang sampai 12 tahun, maka pulanglah kembali ke negeri kalian”.
Kemudian raja bertanya kepada Malaikat Rofa’il: ” Apabila kita melewati tempat yang gelap ini, apakah kita dapat melihat kawan-kawan kita ?”.
“Tidak bisa kelihatan”,jawab malaikat Rofa’il,” akan tetapi aku memberimu sebuah merjan atau mutiara, jika merjan itu ke atas bumi, maka mutiara tersebut dapat menjerit dengan suara yang keras, dengan demikian maka kawan- kawan kalian yang tersesat jalan dapat kembali kepada kalian.”
     Kemudian Raja Iskandar Dzul Qurnain masuk ke tempat yang gelap itu bersama sekelompok pasukannya, mereka berjalan di tempat yang gelap itu selama 18 hari tidak pernah melihat matahari dan bulan, tidak pernah melihat malam dan siang, tidak pernah melihat burung dan binatang liar, sedangkan raja berjalan dengan didampingi oleh Nabi Khidlir AS.
     Di saat mereka berjalan, maka Allah SWT memberi wahyu keapda Nabi Khidlir AS, ”Bahwa sesungguhnya Ainul Hayat itu berada di sebelah kanan jurang dan Ainul Hayat ini Aku khususkan untuk kamu ”.
Setelah Nabi Khiadir menerima wahyu tersebut, kemudian beliau berkata kepada sahabat-sahabatnya: “ Berhentilah kalian di tempat kalian masing-masing dan janganlah kalian meninggalkan tempat kalian sehingga aku datang kepada kalian. ”
    Kemudian beliau berjalan menuju ke sebelah kanan jurang, maka didapatilah oleh beliau sebuah Ainul Hayat yang dicarinya itu. Kemudian Nabi Khidlir AS turun dari kudanya dan beliau langsung melepas pakaiannya dan turun ke “Ainul Hayat” (sumber air kehidupan) tersebut, dan beliau terus mandi dan minum sumber air kehidupan tersebut, maka dirasakan oleh beliau airnya lebih manis daripada madu. Setelah beliau mandi dan minum Ainul hayat tersebut, kemudian beliau keluar dari tempat Ainul Hayat itu terus menemui Raja Iskandar Dzulkarnain, sedangkan raja tidak tahu apa yang sedang terjadi pada Nabi
Khidlir AS, tentang melihat Ainul Hayat dan mandi.
    (Menurut riwayat yang diceritakan oleh Wahab bin Munabbah), dia berkata, bahwa Nabi Khidlir AS adalah anak dari bibi Raja Iskandar Dzul Qarnain. Dan raja Iskandar Dzulkarnain keliling di dalam tempat yang gelap itu selama 40 hari, tiba-tiba tampak oleh Raja sinar seperti kilat, maka terlihat oleh Raja, bumi yang berpasir merah dan terdengar oleh raja suara gemercik di bawah kaki kuda, kemudian Raja bertanya kepada Malaikat Rofa’il: “Gemercik ini adalah suara benda apabila seseorang mengambilnya, niscaya ia akan menyesal dan apabila tidak mengambilnya, niscaya ia akan menyesal juga. ”
Kemudian di antara pasukan ada yang membawanya namun sedikit, setelah mereka keluar dari tempat yang gelap itu, ternyata bahwa benda tersebut adalah yakut yang berwarna merah dan jambrut yang berwarna hijau, maka menyesallah pasukan yang mengambil itu karena mengambilnya hanya sedikit, demikianlah pula pasukan yang tidak mengambilnya, bahkan lebih menyesal. Diriwayatkan oleh Ats-tsa’Labi dari: Iman Ali Rodliayllohu ‘ anhu.
A. Cerita ini dikutib dari kitab “ Baidai’iz karangan Syeikh Muhammad bin Ahmad bin Iyas halaman 166 – 168. Penerbit: Usaha Keluarga s Semarang.
B. Cerita dari Kitab Nuzhatul Majalis Karangan Syeikh Abdul Rohman Ash-Shafuri.
Penerbit Darul Fikri Bairut Halaman 257 – 258.
2. Kisah Nabi Idris Alaihissalam
     Lalu keduanya menerusakan perjalanan sampai empat hari lamanya dan selama itu pula Nabi Idris AS menemukan keanehan yang ada pada Malaikat itu dan Nabi Idris AS bertanya: ”Hai tuan, kamu ini sebenarnya siapa?”,
Malaikat itu menjawab: ”Saya adalah malaikat pencabut nyawa”.
Nabi Idris AS bertanya:” Apakah kamu akan mencabut nyawa manusia?”
Malaikat menjawab:”Ya”,
Nabi Idris AS bertanya: ”Apakah kamu juga mencabut nyawa selama dalam perjalanan bersama saya?”,
Malaikat menjawab: ”Ya, saya telah mencabut beberapa nyawa manusia dan sesungguhnya nyawa manusia itu adalah bagaikan hidangan makanan, sebagai mana kamu menghadapi sesuap makanan saja”.
Nabi Idris AS berkata: ”Dan apakah kamu datang ini untuk mencabut nyawa saya atau sekedar berkunjung?”,
Malaikat menjawab: ”Saya datang hanya untuk berkunjung”,
Nabi Idris AS berkata: ”kalau begitu saya punya hajat kepadamu”,
Malaikat menjawab: ”Hajat apa, hai Nabi Idris?”
Nabi Idris AS berkata: ”Saya ingin agar kamu mencabut nyawa saya, lalu memohonlah kepada Allah untuk menghidupkan saya sehingga saya bisa beribadah kepada Allah sesudah merasakan sakitnya mati”.
Malaikat menjawab: ”Sungguh saya tidak bisa mencabut nyawa seseorang tanpa seijin Allah”.
Lalu Allah SWT berfirman kepada Malaikat: ”Cabutlah nyawa Idris!”.
     Kemudian malaikat itu mencabut nyawa Nabi Idris AS dan matilah Nabi Idris AS lalu Malaikat menangis sambil merendahkan diri untuk memohon kepada Allah SWT agar menghidupkan Nabi Idris AS kembali, kemudian Allah menghidupkan Nabi Idris AS, lalu malaikat bertanya: ”Hai Nabi Idris bagaimana rasanya mati itu?”.
     Nabi Idris AS berkata:”Sungguh rasanya mati itu bagaikan binatang yang dikuliti dalam keadaan masih hidup, sedang rasa mati itu melebihi 100X lipat rasa sakit binatang yang dikuliti dalam keadaan masih hidup”.
Malaikat menjawab:”Hai Nabi Idris, padahal saya mencabut nyawamu itu dengan cara hati-hati dan sangat halus dan ini belum pernah saya lakukan kepada siapapun”.
Nabi Idris AS berkata: ”Saya mempunyai hajat yang lain kepadamu, yaitu ingin melihat neraka jahannam, agar saat melihat itu saya lebih banyak beribadah kepada Allah”.
Malaikat menjawab: ”Sungguh saya tidak bisa masuk neraka jahannam tanpa ada izin dari Allah”, lalu Allah SWT berfirman kepada Malaikat: ”Pergilah kamu bersama Nabi Idris ke neraka jahannam”.
     Kemudian malaikat bersama Nabi Idris AS pergi ke neraka jahannam, maka Nabi Idris AS dapat melihat segala yang dipersiapkan untuk menyiksa di neraka jahannam, lalu keduanya kembali dari neraka jahannam. Nabi Idris AS berkata: ”Saya punya hajat lagi kepada kamu, agar kamu mengajakku pergi ke syurga,dan setelah itu saya akan menjadi hamba yang lebih taat dalam beragama”.
Malaikat berkata: ”Saya tidak bisa masuk syurga tanpa ada ijin dari Allah”.
Lalu Allah AS berfirman: ”Hai Malaikat pergilah kamu bersama Idris ke syurga”.
     Dan keduanya pergi ke syurga dan berhanti di depan pintu syurga, maka Nabi Idris AS dapat melihat segala kenikmatan yang ada dalam syurga, melihat kerajaan yang banyak, melihat anugerah yang banyak dan melihat pepohonan dan buah-buahan yang beraneka macam ragamnya.
Nabi Idris berkata: ”Wahai Malaikat, saya telah merasakan mati, telah melihat segala macam siksaan dalam neraka, lalu mohonlah kepada Allah, agar ia memberi izin saya masuk ke syurga, sehingga saya dapat minum air syurga dan sakit saya menjadi hilang serta terhindar dari neraka jahannam”.
Lalu Allah Berfirman kepada malaikat: ”Masuklah kamu ke syurga bersama Idris”,
kemudian keduanya masuk syurga dan Nabi Idris AS meletakan sandalnya di bawah salah satu pohon di syurga, dan setelah keluar dari syurga.Nabi Idris berkata kepada Malaikat: ”Sungguh sandal saya tertinggal di syurga, maka kembalikan saya ke syurga”,
dan setelah Nabi Idris AS tiba di syurga, Nabi Idris AS tidak mau di ajak keluar, ia ingin tetap tinggal dalam syurga, hingga Malaikat berteriak:”Hai Nabi Idris, keluarlah”,
dan Nabi Idris AS tetap tidak mau keluar, dan berkata: ” Karena Allah telah berfirman”:
     “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati…”(Q.Surat Ali’imran ayat 185), Sedang saya telah merasakan mati. Dan Allah Berfirman: “Dan tidak seorangpun darimu, melainkan mendatangi neraka itu….” (Q.Surat Maryam ayat 71). Dan sungguh saya telah memasuki neraka jahannam, dan Allah juga berfirman: “…….. dan sekali-kali mereka tidak akan di keluarkan dari padanya (syurga)”. (Q.Surat AL Hijr ayat 48)”.
Malaikat berkata: ”Lantas siapa yang akan mengeluarkan mu?”.
Lalu Allah berfirman kapada Malaikat: ”Tinggalkanlah Nabi Idris di syurga, sungguh Aku telah menetapkannya, bahwa ia termasuk ahli syurga”.
kemudian Malaikat itu meninggalkan Nabi Idris AS di syurga dan tetaplah Nabi Idris AS berada dalam syurga untuk selama-lamanya.
3. Kisah Nabi Ilyas Alaihissalam
     Ketika sedang beristirahat datanglah Malaikat kepada Nabi Ilyas AS, Malaikat itu datang untuk menjemput ruhnya. Mendengar berita itu, Nabi Ilyas AS menjadi sedih dan menangis.
“ Mengapa engkau bersedih?” tanya Malaikat maut.
“ Tidak tahulah.” Jawab Nabi Ilyas AS.
“Apakah engkau bersedih karena akan meninggalkan dunia dan takut menghadapi maut ?” tanya Malaikat.
“Tidak. Tiada sesuatu yang aku sesali kecuali karena aku menyesal tidak boleh lagi berzikir kepada Allah, sementara yang masih hidup boleh terus berzikir memuji Allah, ” jawab Nabi Ilyas AS.
     Saat itu Allah SWT lantas menurunkan wahyu kepada Malaikat agar menunda pencabutan nyawa itu dan memberi kesempatan kepada Nabi Ilyas AS berzikir sesuai dengan permintaannya. Nabi Ilyas AS ingin terus hidup semata-mata karena ingin berzikir kepada Allah SWT. Maka berzikirlah Nabi Ilyas AS sepanjang hidupnya.
4. Nabi Isa As
      Al-Qur’an menerangkan dalam surat AnNisaa’:157 bahwa Nabi Isa AS tidaklah dibunuh maupun disalib oleh orang-orang Kafir. Adapun yang mereka salib adalah orang yang bentuk dan rupanya diserupakan oleh Allah SWT seperti Nabi Isa AS (sebagian ulama berpendapat orang yang diserupakan adalah muridnya yang berkhianat yang bernama Yudas Iskariot) dan karena ucapan mereka:
     “Sesungguhnya kami telah membunuh AlMasih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.
(An Nisaa’ : 157)
     Nabi Isa AS diselamatkan oleh Allah SWT dengan jalan diangkat ke langit dan ditempatkan disuatu tempat yang hanya Allah SWT yang tahu tentang hal ini. AlQur’an menjelaskan tentang peristiwa penyelamatan ini. ”Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (An Nisaa’ :158).
Subahannallah hanya ALLAH SWT yg mengetahui segala perkara yg ada di dunia maupun yg ada di langit.

Kamis, 09 Mei 2013

Mengungkap Misteri Mimpi Antara "Bunga Tidur Atau Petunjuk?"




Bangun tidur dengan mimpi yang nampak nyata sekali akan membuat pagi Anda terasa berbeda. Bagaimana tidak, tanpa harus beranjak--hanya pergi tidur--Anda seakan dibawa ke petualangan yang terasa benar, bahkan ketika sudah tersadar dari mimpi pun Anda masih terngiang-ngiang. Apalagi beberapa saat sesudahnya, terjadi sesuatu yang tidak disangka. Anda mulai menghubungkan mimpi semalam dengan kejadian itu, kok sepertinya ada hubungan di antara keduanya.


Well, mimpi bisa berarti macam-macam, tergantung dari kondisi tubuh dan pikiran Anda saat itu. Tidak selalu mimpi berarti petunjuk, bisa juga akibat tubuh yang terlalu letih atau beban pikiran yang ada. Definisi mimpi itu sendiri, kalau menurut Wikipedia nih, adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasan atau indra lainnya dalam tidur, terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat (REM sleep/Rapid Eye Movement). Nah, untuk mengetahui kapan mimpi adalah sebuah petunjuk atau hanya efek kelelahan, berikut ini petunjuknya.

Mudah sekali mengetahuinya jika mimpi Anda adalah sekedar bunga tidur.
  • Sebelum tidur Anda memang dalam keadaan letih sekali.
  • Mimpi biasanya sangat kacau, tidak berurutan dan sering kali melompat-lompat tak karuan.
  • Aktivitas berat yang Anda lakukan sepanjang hari, muncul lagi di mimpi.
  • Ada hal-hal aneh yang tak logis atau malah konyol.
Jika akibat stress..



Yah.. namanya stress memang merusak segala hal dalam hidup Anda, termasuk saat-saat indah bermimpi. Saat stress, biasanya mimpi yang timbul adalah kejadian tentang apa yang sedang jadi beban pikiran Anda saat itu. Bisa juga justru peristiwa-peristiwa memicu adrenalin dan menakutkan yang muncul di mimpi sebagai perwujudan rasa cemas dan ketakutan yang terpendam di diri Anda. Contohnya, mimpi dikejar orang gila, bermimpi tersesat dan tak kunjung menemukan jalan keluar, atau pun mimpi berbelanja tapi tidak kunjung mendapatkan barang yang Anda cari sampai geregetan.

Jika itu memang petunjuk..

Ini yang perlu Anda ingat baik-baik, karena namanya petunjuk, biasanya ketahuan setelah terjadi sesuatu; yang berarti itu sudah terlambat. Tapi jika Anda bisa mengartikan petunjuk di awal, tentu akan mempermudah langkah Anda selanjutnya. Tandanya,


 1. Anda sedang dalam keadaan baik-baik saja--dalam arti, tidak sedang lelah ataupun stress. Jika sedang ada masalah pun, itu tidak sampai mengganggu tidur Anda di malam-malam sebelumnya.

2. Mimpi begitu jelas dan runut membentuk cerita. Setidaknya di bagian-bagian tertentu nampak begitu jelas dan nyata, hingga setelah bangun pun Anda masih ingat apa yang Anda lihat, dengar dan rasakan.

3. Ada hal-hal aneh yang ganjil. Hampir sama dengan saat kelelahan tadi, tapi kali ini hal itu terasa bermakna. Ya, lagi-lagi intuisi diperlukan untuk menelaah hal ini.

Secara keseluruhan, jika Anda benar-benar merasa mimpi itu sebuah petunjuk, coba saja mencari arti mimpi Anda secara global kemudian hubungkan dengan peristiwa atau hal yang sedang Anda hadapi. Tidak perlu memaksakan arti mimpi, jika memang tidak ada hubungannya dengan kehidupan Anda, mungkin memang benar demikian adanya. Jangan lupa berdoa, karena doa bisa mempertajam intuisi Anda untuk melihat petunjuk dari Allah.

Ciri-Ciri Mati Syahid



DARI sejak zaman Rasul sampai sekarang, Islam terus ditegakkan. Penegakan Islam di muka bumi ini sering kali harus terjadi dengan cara-cara yang berdarah alias mati syahid. Salah satu yang paling kentara dalam sebuah tanda mati syahid adalah tiadanya polemik di semua kaum Muslimin. Lihatlah, bagaimana pejuang Mujahiddin di Afgahnistan. Seberapa orang tidak suka dengan perjuangan dan cara kaum Mujahiddin, namun kaum Muslimin di seluruh dunia masih tetap mengakui bahwa mereka mati terhormat. Orang-orang yang mati syahid mendapatkan penghormatan dari seluruh dunia.


Allah SWT, dalam berbagai nash Al-Quran dan petikan hadist, sudah memberikan tujuh keutamaan kepada orang yang mati syahid yaitu:

1.Bau darahnya seperti aroma misk
“Demi dzat yang jiwaku ditanganNya! Tidaklah seseorang dilukai dijalan Allah-dan Allah lebih tahu siapa yang dilukai dijalanNya-melainkan dia akan datang pada hari kiamat : berwarna merah darah sedangkan baunya bau misk,” (HR. Ahmad dan Muslim).
Dr. Abdullah Azzam menyampaikan, “Subhanallah! Sungguh kita telah menyaksikan hal ini pada kebanyakan orang yang mati syahid. Bau darahnya seperti aroma misk (minyak kasturi). Dan sungguh disakuku ada sepucuk surat-diatasnya ada tetesan darah Abdul wahid(Asy Syahid, insya Allah)- dan telah tinggal selama 2 bulan, sedangkan baunya wangi seperti misk.”
2.Tetesan darahnya merupakan salahsatu tetesan yang paling dicintai Allah.
“Tidak ada sesuatu yang dicintai Allah dari pada dua macam tetesan atau dua macam bekas : tetesan air mata karena takut
kepada Allah dan tetesan darah yang tertumpah dijalan Allah; dan adapun bekas itu adalah bekas (berjihad) dijalan Allah dan bekas penunaian kewajiban dari kewajiban-kewajiban Allah,” (HR. At Tirmidzi – hadits hasan).
3.Ingin dikembalikan lagi ke dunia (untuk syahid lagi)
4.Ditempatkan di surga firdaus yang tertinggi
5.Arwah Syuhada ditempatkan di tembolok burung hijau
6.Orang yang mati syahid itu hidup
7.Syahid itu tidak merasakan sakitnya pembunuhan


“Orang yang mati syahid itu tidak merasakan (kesakitan) pembunuhan kecuali sebagaiman seorang diantara kalian merasakan (sakitnya) cubitan.” (HR. Ahmad, At Tirmidzi, An Nasa’i – hadits hasan)
Dan diriwayat yang shahih : “Orang yang mati syahid itu tidak mendapatkan sentuhan pembunuhan kecuali sebagaimana salah seorang diantara kalian mendapatkan cubitan yang dirasakannya.”

Dr. Abdullah Azzam menceritakan, ” Kami melihat hal ini pada saudara kami, Khalid al-kurdie dari Madinah al Munawwaroh ketika ranjau meledak mengenainya, sehingga terbang kakinya, terbelah perutnya, keluar ususnya dan terkena luka ringan pada tangan luarnya. Datanglah Dr. Shalih al-Laibie mengumpulkan ususnya dan mengembalikan kedalam perutnya seraya menangislah Dr. Shalih. Maka bertanyalah Khalid al-Kurdie kepadanya : ‘Mengapa engkau menangis, dokter? Ini adalah luka ringan pada tanganku.’ dan tinggalah dia berbincang-bincang dengan meraka selama 2 jam hingga akhirnya ia menjumpai Allah. Dia tidak merasakan bahwasanya kakinya telah terpotong dan perutnya terbuka.” 

Wilayah Nabi dan Rasul Yang Diutus Allah SWT



Allah SWT mengutus lebih dari 124 ribu nabi dan 313 rasul untuk memperbaiki akhlak umat manusia.
R
ukun Iman terdiri dari enam hal. Dan salah satunya adalah percaya atau beriman kepada nabi dan rasul-rasul Allah. “… Barang siapa yang ingkar (kafir) kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, sesungguhnya orang itu telah tersesat sejauh-jauhnya.” (QS. An-Nisaa [4]: 136).

Berapakah jumlah nabi dan rasul-rasul Allah tersebut? Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban didalam shahihnya yang bersumber dari Abu Dzar al-Ghifary berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah SAW, berapakah jumlah para nabi?” Rasul menjawab: “jumlahnya ada 124 ribu orang.” Lalu aku bertanya lagi; “Berapakah jumlah rasul-rasul Allah?” Nabi SAW menjawab, “Jumlahnya ada 313 orang”.

Keterangan yang sama juga terdapat dalam kitab Nur Az-Zalam, karya Syekh Nawawi bin Umar al-Jawi al-Bantani, dan ‘Aqiqah al-Awwam karya Syekh Ahmad Marzuqy. Namun dari sekian banyak nabi dan rasul tersebut, sebanyak 25 orang yang secara jelas disebutkan dalam AlQuran, dan itulah yang wajib diimani oleh umat islam.
Lalu, nama-nama lain yang disebutkan dalam AlQuran dan terbukti banyak berbuat kebajikan, seperti Luqman al-Hakim, Uzair, Dzulqarnayn, apakah mereka juga seorang nabi dan rasul? Tak ada keterangan detail soal ini.

Antara nabi dan rasul ada dua hal yang berbeda. Pendapat umum menyebutkan, kedua gelar tersebut berbeda makna. Rasul bersifat umum dibandingkan dengan nabi. Rasul adalah orang yang diberi wahyu oleh Allah dengan suatu syariat dan diperintahkan untuk menyampaikan kepada kaumnya (umatnya).
Sedangkan nabi, adalah orang yang diwahyukan kepadanya suatu syariat, namun tidak diperintahkan untuk menyampaikannya. Berdasarkan definisi ini, maka setiap rasul adalah nabi, dan sebaliknya, seorang nabi belum tentu diutus menjadi rasul.

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, sebanyak 25 nabi dan rasul yang disebutkan dalam AlQuran, diutus di empat wilayah, yaitu di Jazirah Arabia, Irak, Mesir, serta Syam dan Palestina. Yang terbanyak diutus di wilayah Syam dan Palestina, jumlahnya mencapai 12 orang. Mereka adalah Luth, Ishak, Ya’kub, Ayub, Zulkifli, Daud, Sulaiman, Ilyas, Ilyasa, Zakaria, Yahya, dan Isa AS. Semua nabi dan rasul yang diperintahkan oleh Allah SWT bertugas untuk menyeru umat manusia agar senantiasa beriman kepada Allah dan berbuat kebajikan serta menjauhi segala keburukan.

“Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama-sama mereka kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan.” (QS. Al-Hadid [57]: 25).
Syekh Umar al-Asyqar dalam kitabnya ar-Rusul wa ar-Risalah, sebagaimana dikutip oleh Sami al-Maghluts, menyatakan, rasul adalah orang yang diberikan wahyu dan suatu syariat baru, sedangkan nabi adalah orang yang diutus untuk menetapkan syariat sebelumnya. Pendapat serupa juga terdapat dalam Tafsir al-Alusi.

Berikut tempat-tempat dan wilayah para nabi yang diutus oleh Allah SWT.


Makkah
 
Gambar Kota Makkah abad ke 19


Makkah al-Mukarramah adalah tanah yang sangat disucikan oleh umat Islam, sebab, Allah SWT telah menegaskan hal itu dalam AlQuran.

“Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami telah menjadikan (negeri mereka) tanah suci yang aman, sedang manusia di sekitarnya rampok-merampok. Maka mengapa (sesudah nyata kebenaran) mereka masih percaya kepada yang bathil dan ingkar kepada nikmat Allah?” (QS. Al-Ankabut [29]: 67).

“Dan mereka berkata: “ Jika kami mengikuti petunjuk bersama kamu, niscaya kami akan diusir dari negeri kami.” Dan apakah Kami tidak meneguhkan kedudukan mereka dalam daerah haram (tanah suci) yang aman, yang didatangkan ke tempat itu buah-buahan dari segala macam (tumbuh-tumbuhan) untuk menjadi rezeki (bagimu) dari sisi Kami? Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.” (QS. Al-Qashash [28]: 57).

Sebagai kota yang disucikan, tentu saja Makkah memiliki banyak keistimewaan. Diantaranya, didirikan Baitullah sebagai kiblat umat islam di seluruh dunia. Seluruh kaum muslimin wajib menghadapkan wajah ke arah Baitullah setiap akan mendirikan shalat lima waktu.

Allah juga memberikan keberkahan kepada Makkah. Diantaranya, Allah mengharamkan peperangan di kota ini, dilarang mencabut rumput, dilarang membunuh hewan, dan lain sebagainya.

Selain itu, tentu saja, kemuliaan Makkah karena disinilah Allah mengutus nabi pertama (Adam AS) dan nabi terakhir (Muhammad SAW). Dalam kitab Athlas Tarikh al-Anbiya’ wa ar-rusul, Sami bin Abdullah Al-Maghluts menjelaskan, ada enam orang nabi dan rasul yang diutus Allah di Makkah dan sekitarnya (Jazirah Arabia). Keenam nabi dan rasul itu adalah Nabi Adam AS, Nabi Ismail AS, Nabi Saleh AS, Nabi Hud AS, Nabi Syuaib AS, dan Nabi Muhammad SAW.

Dari 25 nabi dan rasul yang disebutkan dalam AlQuran, hanya enam nabi saja yang diutus di bumi Makkah dan sekitarnya. Sebagian dari 25 rasul itu, pernah berkunjung ke Makkah, bahkan melaksanakan ibadah haji. Diantara mereka adalah Nabi Ibrahim AS.

Selain Makkah, tanah yang disebut suci oleh Allah adalah Palestina dan sekitarnya. “Hai kaumku, masuklah ke tanah suci (palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu lari kebelakang (karena taku kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi.” (Al-Maidah [5]: 21). Lihat juga dalam surah Al-Isra[17] ayat 1.

Sedangkan Madinah al-Munawwarah, disucikan oleh Rasulullah SAW. Anas RA. mengatakan bahwa Nabi SAW bersabda: “Madinah itu haram (tanah suci) dari ini sampai ini, tidak boleh dipotong (ditebang) pohonnya, dan tidak boleh dilakukan bi’dah di dalamnya. Barang siapa yang membuat bid’ah (atau melindungi orang yang berbuat bidd’ah) di dalamnya, maka ia terkena laknat Allah, malaikat, dan manusia seluruhnya.” (HR Bukhari).

Dalam hadist lain, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya tanah haram tidak melindungi orang yang maksiat, orang yang lari dari (hak) darah (orang lain), maupun yang lari dari khurbah (bencana, wabah).” (HR Bukhari).

Mesir

Mesir adalah negeri para raja. Disinilah Firaun (raja-raja mesir) berkuasa, negeri ini telah ada sejak abad ke-32 sebelum masehi, atau sekitar 3200 SM. Sejak Nabi Ibrahim AS, negeri ini sudah ada. Pada saat itu dinasti yang berkuasa adalah Dinasti Usrah di era klasik (3200-2160 SM). Selanjutnya, sebelum masa Firaun, sudah didirikan piramida, itulah yang disebut era Mesir Kuno.

Menurut Sami bin Abdullah Al-Maghluts dalam bukunya Athlas Tarikh al-Anbiya’ wa ar-rusul (Atlah Sejarah Nabi dan Rasul), sedikitnya ada empat periode pada masa mesir kuno ini. Yakni periode Kerajaan Era Klasik (3200-2160 SM). Pada masa ini terdapat sepuluh dinasti yaitu dinasti I-IX.

Periode kedua adalah era pertengahan yang dimulai dari tahun 2160-1585 SM. Di masa ini dinasti yang berkuasa mulai dari dinasti XI-XVII. Pada era ini Hykos menyerbu Mesir. Selanjutnya, Periode ketiga, yaitu kerajaan era baru (1585-1200 SM). Yang berkuasa adalah dinasti XVIII-XX. Di saat inilah Firaun berkuasa dan saat Musa keluar bersama kaumnya dari Mesir.  Terakhir, era kelemahan dan kemunduran (1200-332 SM) yang diwarisi oleh dinasti XXI-XXX. Pada masa ini, Alexander Macedonia masuk ke negeri Mesir.

Al-Maghluts menyebutkan, dinasti XII berada satu masa dengan peristiwa besar dalam sejarah kuno. Di masa ini, Ibrahim AS yang dilahirkan di Irak Selatan, kemudian hijrah ke Suriah dan sempat pergi ke Mesir setelah Suriah mulai mengalami kekeringan. Saat itulah, raja mesir yang berkuasa memberikan padanya seorang pelayan, bernama Hajar, yang akhirnya dijadikan istri oleh Ibrahim.

Sebelum Kairo, ibukota Mesir adalah Asta Tawi, yang berarti penggenggam bumi. Daerah ini terletak di dekat ibukota lama, yaitu Memphis. Pendiri dinasti ini adalah Amenhotep I yang memiliki perhatian besar pada pembangunan benteng-benteng di delta timur dan barat. Kekuasaannya kemudian dilanjutkan oleh Snosert I. disebutkan, Snosert I inilah yang menggali kanal dan meyambungkan antara sungai Nil dan Laut Merah.

Diantara para penguasa dari dinasti XII adalah Amenhotep II, kemudian Snosert II. Setelah itu, roda kekuasaan dipegang oleh Amenhotep III yang masa pemerintahannya terkenal aman dan sejahtera. Raja ini membangun beberapa pyramid di negeri Hawarah di daerah al-Fayyum. Politik luar negeri pada masa dinasti XII ini ditekankan pada pengutamaan hubungan harmonis dengan Negara tetangga. Semikian disebutkan Dr. Jamal Abdul Hadi dan Wafa’ Raf’at dalam kitab Tarikh Ummah Muslimah Wahidah fi Misri wa Irak.
Selain al-Fayyum, terdapat sekitar 25 kota besar lainnya di Mesir waktu itu. Diantaranya, Kairo, Memphis, Luxor, Aswan, Asyut, al-Bahr al-Ahmar (Laut Merah), Iskandariyah, Ismailiyah, dan lainnya.

Di era modern ini, Mesir sebagian wilayahnya terletak di Afrika bagian timur laut. Secara total luas Mesir mencapai hamper satu juta kilometer persegi, tepatnya 997.739 kilometer. Wilayah Mesir mencakup semenanjung Sinai (dianggap sebagai wilayah Asia Barat Daya), sedangkan sebagian lainnya di wilayah Afrika Utara. Mesir berbatasan dengan Libya di sebelah barat, Sudan di selatan, jalur Gaza dan Israel di utara-timur, dan berbatasan dengan perairan Laut Tengah di utara dan Laut Merah di timur.

Dalam AlQuran, Allah mengutus sebanyak 25 Nabi dan Rasul. Dan dari 25 itu, tiga orang Nabi yang diutus ke wilayah Mesir ini. Ketiga nabi dan rasul tersebut adalah Yusuf AS, Musa AS, dan Harun AS.

Irak

Irak adalah salah satu negeri tempat diutusnya nabi dan rasul Allah. Sedikitnya ada empat nabi dan rasul yang diutus di negeri ini. Yaitu Idris, Nuh, Ibrahim, dan Yunus.

Nabi Idris diutus di wilayah Irak Kuno, tepatnya di daerah Babylonia. Nabi Nuh diutus di wilayah Mesopotamia, Ibrahim di wilayah Babylonia, dan Yunus di daerah Ninawa (Ninive).

Keempat nabi dan rasul ini diutus oleh Allah dengan membawa bukti-bukti yang nyata. “Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan.” (QS Al-Hadid [57]: 25).
Mereka semua senantiasa menyeru umat manusia ke jalan yang lurus, yakni menyembah Allah dan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Ada beberapa kota yang terkenal di Irak, diantaranya Baghdad, Basrah, dan Kufah. Hingga kini ketiga kota tersebut terkenal sebagai pusat penyebaran agama Islam. Bahkan, pada masa Dinasti Abbasiyah, kota Baghdad menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan mencapai puncaknya (golden age) pada masa Khalifah Harun ar-Rasyid.

Syam dan Palestina
Peninggalan Kota Syam (sekarang meliputi Syria, Palestina, Yordania dan Libanon)


Sementara itu, di Syam dan Palestina terdapat 12 orang nabi dan rasul yang diutus oleh Allah di wilayah tersebut. Mereka adalah Luth, Ishak, Ya’kub, Ayub, Zulkifli, Daud, Sulaiman, Ilyas, Ilyasa, Zakaria, Yahya, dan Isa AS.

Tentu ada pertanyaan besar, mengapa nabi dan rasul banyak diutus Allah di Syam dan Palestina? Apakah sudah begitu sesatnya umat manusia sehingga Allah mengutus banyak nabi dan rasul pada kedua daerah tersebut? Tak ada keterangan yang kuat mengenai hal ini. Tentu saja, semua itu adalah kehendak (iradah) Allah.

Yang pasti, tujuan nabi dan rasul berdakwah adalah untuk menyeru umat manusia agar kembali ke jalan yang lurus dan senantiasa beriman kepada Allah SWT.

Dan mengapa pula diutusnya di kedua wilayah tersebut? Dalam AlQuran, Allah SWT berfirman, bahwa Palestina dan Syam adalah negeri yang diberkahi oleh Allah SWT, selain Makkah dan madinah.

“Hai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu lari kebelakang (karena takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi.” (QS Al-Maidah [5]: 21)
“Dan kami selamatkan Ibrahim dan Luth ke sebuah negeri yang Kami telah memberkahinya untuk sekalian manusia.” (QS Al-Anbiya [21]: 71)
“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Aqsha yang telah kami berkahi sekelilingnya.” (QS Al-Isra [17]: 1)

Semua ahli tafsir sepakat, bahwa negeri yang diberkahi dalam ayat di atas adalah Syam dan Palestina. Misalnya, dalam Al-Qur’an Digital disebutkan, yang dimaksud dengan negeri dalam keterangan ayat di atas adalah Syam dan Palestina. Allah memberkahi negeri itu, karena kebanyakan nabi berasal dari negeri ini dan tanah nya pun subur.

Palestina misalnya, disebut sebagai salah satu negeri tertua di dunia. Dan Palestina, tepatnya Yerusalem, kota ini disebut sebagai Kota Tiga Iman. Demikian Karen Amstrong menyebutnya. Dan dia menyatakan, sebelum abad ke-20 SM, negeri ini telah dihuni oleh bangsa Kanaan.

Prof. Dr. Umar Anggara Jenie, dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), menyatakan, Kota Jerusalem merupakan bukti yang paling baik dalam kekunoan pemukiman-pemukiman bangsa arab – semistis purba Palestina – yang telah berada di sana jauh sebelum bangsa-bangsa lainnya dating.
Kota ini didirikan oleh suku-suku Jebus, yaitu cabang dari bangsa Kanaan yang hidup sekitar 5000 tahun lalu. “Yang pertama mendirikan Jerusalem adalah seorang raja bangsa Jebus-Kanaan,” ujarnya.

Wajarlah bila di negeri ini banyak diutus para nabi dan rasul, karena merupakan salah satu kota tertua di dunia. Di negeri ini terdapat Haikal Sulaiman dan Kerajaan Daud, juga tempat kelahiran Isa, tempat diadzabnya kaum Luth, tempat Zakaria melaksanakan shalat, tempat Rasulullah SAW melaksanakan Isra dan Mi’raj, Masjidil Aqsha, dan lainnya. Bahkan di salah satu menara masjid di Damaskus, dipercaya sebagai tempat turunnya Nabi Isa di Akhir zaman nanti.

Wallahu A’lam. 

TUBUH KITA DI ALAM KUBUR




Sesungguhnya mayat di dalam kubur akan melewati beberapa fase perubahan.
Dan secara ringkas beberapa fase tersebut sejak malam pertama masuk ke kuburan hingga 25 tahun setelahnya.

... Berikut ini fase tersebut:

♥ Malam Pertama: Dikuburan pembusukan berawal pada daerah perut dan kemaluan.

SUBHANALLAH..

"Perut dan kemaluan'' adalah dua hal yang terpenting yang anak cucu adam ini saling bergulat dan menjaganya di dunia.

Dua hajat yang karenanya ALLAH Azza Wa Jalla membuat manusia merugi di dunia, akan membusuk pada malam pertamanya di kuburan.

Setelah itu, mulailah ''jasad berubah warna'' menjadi hijau kehitaman.

Setelah ''berbagai make up'' dan alat-alat kecantikan membuatnya memiliki ragam pesona, nanti tubuh manusia hanya akan memiliki satu warna saja.

♥ Malam Kedua: Dikuburan, mulailah anggota-anggota tubuh membusuk seperti: limpa, hati, paru-paru dan lambung.

♥ Hari Ketiga: Dikuburan mulailah anggota-anggota tubuh itu mengeluarkan bau busuk tidak sedap.

♥ Seminggu Setelahnya: Wajah mulai tampak membengkak, dua mata, kedua bibir dan pipi.

♥ Setelah 10 hari: Tetap terjadi pembusukan, pada kali ini pada anggota-anggota tubuh tersebut perut, lambung, limpa.

♥ Setelah Dua Minggu: Rambut mulai rontok.

♥ Setelah 15 Hari: Lalat hijau mulai bisa mencium bau busuk dari jarak 5 km dan ulat-ulat pun mulai menutupi seluruh tubuhnya.

♥ Setelah Enam Bulan: Anda tidak akan menemukan kecuali rangka tulang saja.

♥ Setelah 25 Tahun: Rangka tubuh ini akan berubah menjadi semacam biji dan di dalam biji tersebut, Anda akan menemukan satu tulang yang sangat kecil yang disebut "ADJBUDZ DZANAB'' (tulang ekor).

Dari tulang inilah kita akan dibangkitkan oleh ALLAH Azza Wa Jalla pada hari kiamat.

Lantas...
Apa yang membuat kita lancang berbuat maksiat kepada ALLAH Azza Wa Jalla?
Apa yang kita patut sombongkan ya akhina wa ukhtina?

Menangislah ingat dosa.

Astaghfirullahal'adzim

Inilah tubuh yang selama ini kita jaga.

Inilah tubuh yang kita berbuat maksiat kepada ALLAH dengannya.

Oleh karena itulah.
Jangan biarkan umur kita melewati jasad ini sia-sia, karena dia akan mendapatkan kejadian seperti itu.

Marilah sama-sama kita memohon keteguhan kepada ALLAH untuk kita sekalian.

Yaa ALLAH...
Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hati kami di atas agama-MU.

Yaa ALLAH...
Jadikanlah kuburan kami sebagai satu taman dari taman-taman syurga dan jangan jadikan dia sebagai satu lubang dari lubang-lubang api neraka.

Aamin Ya Rabbal alamiin...

Wallahu 'alam bishawwab.

Ada pesan dalam Genetika Manusia?


 

Penemuan Gen yang Menjelaskan Evolusi Pada Manusia

Dalam sebuah artikel yang dilansir oleh Discovery pada hari selasa (02/04/2013) bahwa Ilmuwan asal Rusia Vladimir I. Shcerbak dari Al-Farabi Kazakh National university of Kazakhstan dan Maxim A. Makukov dari Fesenkov Asthrophysical Institute mengungkapkan Hipotesis mereka, yang menyebut ada nya sinyal cerdas tertanam dalam kode genetic manusia yang mengandung pesan matematika dan semantic. Pesan Asing (Alien) tersebut juga tidak dapat dijelaskan oleh teori Evolusi Darwin. Mereka juga mengatakan Hipotesis ini terkait dengan “Biological SETI”.

Ilmuwan berpendapat bahwa kode genetik ini memiliki umur lebih panjang dan kesempatan untuk mendeteksi E.T. Selain itu, ilmuwan juga percaya bahwa dalam kode genetik manusia terdapat “label desainer”, yang merupakan cap tak terhapuskan dari peradaban luar angkasa sejak jutaan atau miliaran tahun lalu.

Menulis dalam jurnal Icarus, ilmuwan menegaskan bahwa kode genetik mungkin tetap tidak berubah selama rentang waktu kosmologis. “Ini merupakan penyimpanan yang sangat handal untuk ‘tanda tangan cerdas’. Genom secara tepat menulis ulang kode baru dengan sebuah tanda yang akan tetap membeku dalam sel dan turunannya, yang kemudian dapat disampaikan melalui ruang dan waktu,” jelas ilmuwan.


Bila kita simak penemuan terbaru diatas dan kita hubungkan dalam salah satu ayat Al Qur’an di dalam surah Az-Zumar (39) ayat 6 berikut :

[39:6] Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya istrinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?

Dia menciptakan kamu dari seorang diri – khalaqakum min nafsin wahidatin, arti kata per katanya adalah “Dia menciptakan kamu dari nafas yang satu”. Nafsin disini dapat berarti nafas, atau jiwa, atau mengacu kepada sesuatu yang hidup. Dalam hal ini, “nafsin wahidatin” dapat diartikan pula sebagai sel tunggal.

Demikian lah maha suci Allah dengan segala firmannya. Setiap Ayat Allah dalam Al-Qur’an telah diturunkan bukti yang jelas akan kebenarannya seperti temuan diatas baru baru ini dan Al Qur’an sudah memberikan tandanya jauh sebelum para Ilmuwan mengetahui dan menyimpulkannya. Sungguh tidak ada keraguan atas Nya dan atas penciptaanNya.

[41:53] Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu? 

Rabu, 03 April 2013

Sumber yang Asli


(EXTREMELY GRAPHIC) Previously unseen photos tell of a painful, grisly and deadly time in Tamil history. American journalists need to pay attention.
Not Gaza... this is Sri Lanka three years ago.
Not Gaza... this is Sri Lanka three years ago.
(SACRAMENTO, CA) - As the Israelis lay siege to Gaza, killing children by the score, our newsroom received a whole new batch of images from the Genocide in Sri Lanka that ended just a little over three years ago. The subject, as you will see at the bottom of this report, is one I have covered for years in great detail.
In fact, past articles exposing these horrific slaughter photos of dead and twisted human bodies, are some of Salem-News.com's most viewed pages right now, even though they were written months ago. The writings and multi-media reports are a sad and terrible tribute for tens of thousands of ethnically cleansed Tamils- the minority group in Sri Lanka forever under the grinding thumb of the Sinhala Buddhist Sri Lankan government led by President Majinda Rajapaksa and his brothers.
Oh it is a family affair from the breeding grounds of nepotism, and anyone who steps out of line in this island nation finds their life in jeopardy very quickly. When they aren't being killed in government attacks, Sri Lanka uses their fleet of 'white vans' to abduct, torture and murder their political enemies, particularly media, who dare challenge the status quo.

Silent Witnesses

These photos tell so many stories. The picture of children being hanged in their own home; this is an image we have seen before but only the children, not the man who we assume to be their father.
Dead kids tell no tales they assume...
Or do they?
Thanks to these gruesome images, their deaths will never be completely unknown. Only monsters could be responsible for this.
They were murdered it appears, based on the calendar on the wall, in 2006. This is a year after the plans to terminate the Tamil people in the north of Sri Lanka were put into place. They were killed in an area called 'The Vanni'.
It is former U.S. President George W. Bush who greased the wheels for the Tamil Genocide. The event left up to 160k Sri Lankan Tamils dead.
Bush helped Rajapakse and his henchmen designate these desperate people as 'terrorists' - that is an American word that means 'strip people of humanity'. The civilians were mass murdered under the 'exterminate the terrorist' banner.
They scared the GoSL so much. State terror governments don't expect their victims to fight back. LTTE (Liberation Tigers of Tamil Eelam) were resourceful and dedicated like few groups that came before them.
They had already lost so much by the time they were formed that dedication to the cause of freedom was central for the Liberation Tigers.
The LTTE was faulted by its critics for having used child soldiers when their situation became desperate, but it is clear from these pictures that the plans the government had for these people was much worse, particularly for the innocent children and for the record all children in this world are innocent and anyone who thinks otherwise needs to be slapped or worse, possibly much worse.
Here, civilians were told to enter no-fire zones and then attacked and killed once in place. Sri Lanka would later claim that they were used by the Tamil Tigers as 'human shields' and that is the biggest line of horsecrap ever spoken or written. No resilient resistance organizations use civilians or kids as human shields. That is pure bull and a simple excuse for war criminal governments like Sri Lanka and Israel.
Tricking non-combatants; women and children, into entering areas to be killed, even the devil might not have done that! Perhaps the government of Sri Lanka (GoSL) is worse than the devil. I can't help but entertain the possibility.
As a father, I can not begin to comprehend the thinking behind this operation that did so much more than murder with bombs and rockets as the photos of the hanged children and their dad show.
It is true the LTTE or Tamil Tigers as they are more widely known, were some of the best military minority resistance fighters and tacticians who ever lived and fought, and they had many successful attacks against and engagements with the Sri Lanka Army (SLA). But what matters, is that the Tamils spent 30 years; from the year England ended their colonization in '48, trying to hold onto their language and culture and human rights peacefully and non-violently before they ever went militant.
Sadly, as a journalist I feel it is necessary to acknowledge that non-violent protests all too often, are truly weak and limited and that while many want that to be the only approach, non-violent resistance runs the risk of becoming cowardice.
This point was made by the great Indian leader Mahatma Gandhi and also by our writer, the outspoken former U.S. Marine Ken O'Keefe who battled the Israelis during the siege of the ocean liner Mavi Marmara in 2010. Ken took a ton of grief from the pro-Palestine non-violence folks, all of whom slept comfortably the night Ken fought for his life disarming two Israeli 'commandos' who killed nine of his friends and shot and injured dozens.
When faced with an oppressive nation bent on murdering its own citizens who happen to be from the 'wrong' religion, fighting back is one of the only possibilities. Those who wish to remain non-violent as their families are slaughtered are not heroic people.

Sex Abuse and Rape

When examining the various parts of the Sri Lanka Tamil Genocide, one is inevitably faced with the brutal nature of the Buddhist state terrorism program that Tamils had to confront - sadly similar to the plight the Burmese Rohingya people are dealing with today where Buddhist mobs have been burning villages and murdering people left and right. That's right, as I write this, once again... Buddhist killers are attacking religious minorities with torches to burn and machetes to slice the humanity out of vulnerable civilians of the 'wrong' religion. Soldier and police sex abuse of Rohingya Muslims is another constant problem.
As we have significantly documented, there were mass rapes of women and girls conducted by troops of the Sri Lanka Army. They actually recorded the aftermath of one of these escapades on their own video cameras, and those images... loading nude female rape / murder victims into the back of a truck, include statements from the soldiers who joke in extremely callous, insensitive ways about the dead, mostly dead... or soon to be dead, female victims.
A soldier shockingly proclaims of one victim, that he "would like to cut her tits off". What kind of people does Sri Lanka allow into its military? In twenty years of news, covering the Iraq and Afghanistan wars and dozens of deaths, murders, and other terrible crimes; after all of that, I have never heard such foul words uttered in such a casual tone.
This goes right to the very soul of humanity as far as I am concerned, creatures like this existing as armed soldiers... the mere notion of it is beyond comprehension.
    The nude bodies are kicked and treated like inanimate objects, while at least one of the women is clearly still alive.
The video from Channel 4 in London as you can see by looking below, has been removed by YouTube. This is no mystery, it is another example of how Google is a paid element of the Sri Lanka Genocide.
I wrote before about how Google doctored the Google Earth images on Sri Lanka (as they were shot during the Genocide) and sewed in a frame from some time after the killing, to make the area look peaceful, to ensure that the bodies are removed or rotted away. War criminals like YouTube, and Google is on their side. At any rate, I am glad we recorded below the words so YouTube can't help the GoSL as much as they would like, the pricks.
The revelation as shown in the lower right photo, is that the SLA did cut the breasts off of women and I have not seen this before, to me it looks like another clear case for the International Criminal Courts (ICC) and I suspect they will find it very interesting as it corroborates our worst fears.

Translated dialog from Ch-4 Video

Statements of Sri Lanka soldiers
"Motherfuckin Tiger wankers!"
(inaudible)
"Load the ammo" "Show your face"
"Hey... pose with the bodies"
--then while showing bodies of what appear to be dead Tamil Tiger child soldiers---
"Hey look up" (Soldier looks at camera and makes grunting sound)
---then during the loading of female bodies--
"Bring that body... Another one"
"eh?"
"She is moaning now"
"Moaning in your head?"
"Still moaning?"
"Bring that one"
"This one has the best figure"
"Eh?"
"This one has the best figure".
---We have more footage, taken elsewhere, which suggests systematic murder, abuse and sexual violence---
"She seems like someone who's newly joined"
"She looks like someone's clerk"
"Look how many pencils and pens she's got"
"I really want to cut her tits off"
"...if no one was around"
Learn more, visit: Two of Sri Lanka's Foulest War Crimes
This is a shocking but extremely important video clip from
Channel-4 in London, producers of 'Sri Lanka's Killing Fields'

Telitilah Berita Sebelum Ia Sampai Kepada Mu

"Truly Allah guides not one who transgresses and lies." (40:28)
Kejadian di Myanmar memang benar ada, ada kerusuhan antara suku Rohingnya dan suku Rakhine. Korban ada di kedua belah pihak. Yang Mati ada dari dua pihak. Yang terusir ada dari kedua pihak.

YANG SALAH ada dari kedua pihak juga.
Suku Rohingnya adalah imigran gelap, mereka tidak mau asimilasi dan malah mengumpulkan senjata mau memberontak pada Myanmar

Myanmar dan suku Rakhine mendiskriminasi Rohingnya, tidak memberi solusi selama puluhan tahun, memelihara bibit konflik yg sekarang akhirnya meletus.

Tapi media, seolah-olah mengatakan korban hanya di pihak Rohingnya, yang diperkuat oleh foto-foto berdarah dan kejam.
Setelah diselidiki ternyata sebagian besar foto-foto ini HOAX alias PALSU.
Silahkan dilihat sendiri

kasus rohingnya hoax

kasus rohingnya hoax

kasus rohingnya hoax

kasus rohingnya hoax foto

foto kasus rohingnya hoax

foto kasus rohingnya hoax

konspirasi rohingya

konspirasi rohingya

konspirasi rohingya

konspirasi rohingya dalam foto

konspirasi rohingya
Seperti komentar yang ada pada facebook tersebut, disana dikatakan bahwa itu adalah foto muslim yang dibakar di Burma, dan lihat bagaimana orang dengan mudahnya percaya dan terprovokasi. Padahal jika diperhatikan dengan lebih teliti, bagaimana mungkin orang dibakar dan ada 3 orang juru kamera lain mengambil gambar tersebut dengan santainya.

Foto tersebut sebenarnya adalah foto aktivis Tibet (bernama Jamphel Yesh) yang melakukan demonstrasi saat kedatangan Presiden Cina ke India. Aktivis tersebut adalah imigran yang mencari suaka ke India, dan melakukan aksi bakar diri ketika mengetahui Presisden Cina (saat itu yang menjabat adalah Hu Jintao) akan datang berkunjung.

Inilah foto aktivis tibet bernama :
Jamphel Yesh
yang membakar diri

ternyata foto aslinya :
trus ada lagi :


ternyata itu merupakan foto mesjid Dastgeer Sahib, SriNagar, yang berusia 200 tahunan yang terbakar pada tanggal 25 Jun 2012
 Saya tidak menyangkal disana ada pembantaian, tetapi kalau mau cari dukungan atau bantuan bukan begini caranya. Bukan dengan mengambil foto kejadian lain lalu ditag "ROHINGNYA". Menyebar kebencian seperti ini tidak dibenarkan oleh Agama apapuin.

Tersebar ajakan untuk "sweeping" kafir Buddha di Indonesia. Propaganda menyuarakan permusuhan kepada umat Buddha seakan-akan mereka adalah musuh umat Muslim, disebarkan pihak-pihak tak bertanggungjawab dengan menggunakan foto-foto seperti di atas. Padahal foto-foto tersebut PALSU!
Sungguh memprihatinkan.

Kesimpulan

Sebelum menerima sebuah berita maka sebaiknya kita harus melakukan pengecekan terhadap berita tersebut, apakah benar adanya atau tidak, apalagi jika kabar tersebut hanya dari mulut ke mulut atau situs jejaring sosial yang disampaikan secara berantai. Berikut beberapa tips yang bisa digunakan untuk mengetahui mana berita yang dapat dipercaya dan mana yang tidak


sumber :  detikmaya | grevada | farazahmed | wirajhana-eka